Pembangunan Jembatan Tinggar Buntut II, Dalam Tahap Akhir

Pembangunan Jembatan Tinggar Buntut II, Dalam Tahap Akhir

Tombakjatim.com
24 September 2025


TOMBAK JATIM.com

Mojokerto – Upaya Pemerintah Kabupaten Mojokerto dalam memperkuat infrastruktur transportasi kembali diwujudkan melalui pembangunan Jembatan Tinggar Buntut II yang berlokasi di Desa Buntut, Kecamatan Bangsal. Proyek ini diharapkan mampu menjadi solusi atas keterbatasan akses jalan dan menjawab kebutuhan masyarakat terhadap sarana transportasi yang lebih baik.


Proyek dengan nilai anggaran Rp 1.744.450.000,00 ini bersumber dari APBD Tahun 2025 dan dilaksanakan oleh kontraktor pelaksana CV. Allanta Raya, dengan pimpinan perusahaan berinisial HJ. Berdasarkan data resmi, pembangunan jembatan yang berukuran 8,00 x 8,60 meter ini direncanakan memakan waktu pengerjaan 150 hari kalender, dimulai pada 20 Mei 2025 dan ditargetkan rampung pada 16 Oktober 2025.


Proses pembangunan dikawal ketat oleh Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto. Yasin bertugas sebagai pengawas lapangan, sementara koordinasi pelaksanaan teknis di lapangan dilakukan oleh Indra dari TPK Pelaksana. 


Pemerintah menekankan pentingnya pelaksanaan sesuai spesifikasi teknis, aturan kontrak, serta standar K3 agar hasil pekerjaan benar-benar optimal.


Dari pantauan di lokasi, pekerjaan berjalan relatif lancar. Salah seorang pekerja, Mardian, mengungkapkan bahwa seluruh tim berupaya menjaga disiplin waktu dan keselamatan kerja.


“Kami bekerja sebaik mungkin. Harapan kami, warga tetap mendukung dan memahami kondisi jalur alternatif yang digunakan sementara waktu. Setelah selesai, jembatan ini akan sangat bermanfaat,” ungkapnya.


Selain dari pihak pekerja, Irwan, warga setempat, juga menyampaikan pendapatnya. “Kami tentu merasa terganggu sedikit dengan adanya pengalihan jalur. Tapi kami paham ini untuk kebaikan bersama. Setelah jembatan selesai, kami percaya mobilitas warga akan lebih mudah dan ekonomi lebih berkembang,” tutur Irwan.


Untuk mengurangi kebingungan masyarakat, pemerintah juga telah menyediakan jalur alternatif dan memasang spanduk pemberitahuan di area sekitar pembangunan. 


Spanduk itu berisi informasi pengalihan jalan serta permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan pengguna jalan.


Melalui pembangunan Jembatan Tinggar Buntut II, Pemerintah Kabupaten Mojokerto optimistis konektivitas di Kecamatan Bangsal akan semakin lancar, distribusi barang dan mobilitas warga meningkat, serta roda perekonomian lokal bergerak lebih cepat. Infrastruktur ini diyakini akan menjadi pondasi penting bagi pembangunan wilayah Mojokerto ke depan.


Jurnalis Johanes